Maksimalkan Dana Transfer ke Daerah, Bupati Konsultasi ke Kemenkeu RI

0
22

Konsultasi Pemerintah Daerah Majene ke Kementrian Keuangan RI

Untuk memaksimalkan dana transfer pusat ke daerah, Bupati Majene Fahmi Massiara melakukan konsultasi ke kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI 28 Juli pagi tadi Jakarta. Fahmi yang di dampingi Kabid Anggaran BKAD Majene Kasman, di terima oleh Direktur Pembiayaan & Transfer Dana non Dana Perimbangan Ubaidi Socheh Hamidi, Kasubdit DAK Jainuddin dan Kasi Alokasi DID, Dana hibah & Dana darurat Imam Afandy.

Dalam pertemuan tersebut, pemda melaporkan beberapa data teknis pendukung terkait kinerja pemerintah daerah. Pejabat Kemenkeu RI tersebut menyarankan agar pemerintah daerah perlu melakukan perbaikan, khususnya data kesehatan fiskal daerah, pelayanan publik dan data kesejahteraan masyarakat. Dengan perbaikan data nantinya, akan mempengaruhi indikator perehitungan dana transfer bisa maksimal ke daerah.

“ dari konsultasi tadi, seluruh masukan dari pejabat Kemenkeu RI akan kami kaji dan ikuti sehingga upaya pemda untuk menyerap dana transfer dari pusat bisa maksimal dilakukan” ungkap Fahmi usai pertemuan di Jakarta.

Sementara itu, Bupati Majene juga mengatakan jika Kemenkeu RI turut mengapresiasi beberapa indikator kinerja Pemda kabupaten Majene. Salah satunya mendapatkan skor maksimal pada pertumbuhan ekonomi dan pengedalian inflasi daerah. Menurut data pada tahun 2015 – 2016 pertumbuhan ekonomi kebupaten Majene meningkat di angka 6,01 % atau berada di atas pertumbuhan nasional. PDRB perkapita juga terus menunjukan tren positif, dimana pada tahun 2016 nilai PDRB mencapai Rp.22,85 juta perkapita. Meski demikian beberapa indikator yang capaian kinerja masih perlu di tingkatkan seperti capaian realisasi PAD dan kontribusi terhadap total pendapatan daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here