Musrenbang Kecamatan Tahun 2019 Hasilkan 574 Kegiatan

0
27

Penutupan MUSRENBANG Tingkat Kecamatan Tahun 2019

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Majene Tahun 2020, secara resmi ditutup di Kecamatan Sendana Kamis 21 Februari kemarin. Dari hasil tersebut terdapat 574 kegiatan dengan nilai anggaran Rp 156.221.400.000. Jumlah tersebut lebih kecil dari hasil Musrenbang Tahun 2018 lalu, dengan jumlah usulan  2.195 kegiatan atau nilai anggaran Rp  277.930.703.090.

Rincian kegiatan di Kecamatan Sendana sebanyak 115 kegiatan (Rp 25.835 Milyar), Kecamatan Banggae Timur  57 Kegiatan (Rp. 10.575Milyar), Kecamatan Banggae 48 Kegiatan (Rp 24.773 Milyar), Kecamatan Tubo Sendana 47 Kegiatan (Rp. 8.096 Milyar), Kecamatan Tammerodo Sendana 43 Kegiatan, (Rp19.556 Milyar), Kecamatan Ulumanda 50 Kegiatan, (Rp11. 520 Milyar), Kecamatan Pamboang 130 Kegiatan, (Rp.36. 316 Milyar), Kecamatan Malunda 84 Kegiatan, (Rp. 19. 540 Milyar).

Kepala BAPEDA Majene Andi Adlina Basharoe melaporkan catatan hasil Musrenbang untuk program Rp I Milyar per satu Kecamatan, dianggap mampu meningkatkan antusias dan semangat masyarakat untuk mengikuti proses Musrenbang. Tidak hanya itu pelaksanaan Musrenbang Tahun 2019 ini dianggap jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Khususnya pagu Rp I Milyar I Kecamatan, dimana beberapa usulan sudah mengarah kepada kegiatan yang monumental dan dapat dilihat hasilnya kedepan.

Mantan Staf Ahli Bupati Majene tersebut mengharapkan adanya perhatian pemerintah Desa/Kelurahan untuk menyiapkan dokumen administrasi pendukung, seperti proposal SK, Kelompok, Keterangan Ketersediaan Lahan dan lain-lain  khsusunya usulan kegiatan prioritas I Milyar I Kecamatan. “ diharapkan agar pemerintah kecamatan mengakomodir pemasukan dokumen administrasi pendukung oleh pemerintah Desa/Kelurahan selambat-lambatnya Bulan Mei Tahun Berjalan” Ungkapnya. Ia juga mengatakan agar pemerintah Desa/Kelurahan konsisten dan berkomitmen bersama pemerintah daerah, unsur legislatif untuk mengawal usulan prioritas tersebut dan terakomodir dalam APBD.

 

Bupati Majene Fahmi Massiara yang menutup Musrenbang Kecamatan mengatakan, agar Bappeda, Dinas PMD, BKAD yang masuk dalam tim anggaran Pemerintah Kabupaten Majene  mengawal dengan baik setiap usulan prioritas masyarakat, khsusunya Program I Milyar I Kecamatan. “ Pihak Kecamatan harus  mengarahkan kelurahan diwilayahnya masing-masing, untuk menyiapkan adminsitrasi pendukung yang diisyaratkan” ungkapnya.

Fahmi juga menyampaikan terkait hasil penilaian sistem akuntabilitas SAKIP yang telah memperoleh nilai B. Ia mengatakan, tidak mudah mencapai predikat tersebut dan membutuhkan proses perjuangan yang panjang. Untuk itu ia meminta agar setiap jajaran Pemerintah Kabupaten Majene  bekerja  lebih keras lagi sehingga tujuan dengan predikat yang lebih baik lagi akan di raih.

   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here